
Bandung, 23 Oktober 2009. Ingin tahu update berapa jumlah dana zakat, infaq, shadaqah (ZIS) yang terkumpul di BAZNAS dan BAZDA-BAZDA seluruh Indonesia secara real time? Atau ingin tahu ke program apa saja dana ZIS Anda disalurkan? Atau bagaimana peta sebaran distribusi ZIS di seluruh Indonesia melalui situs Internet? Kelak, dengan Sistem ZIS terpadu yang akan diaplikasikan BAZNAS terintegrasi dengan BAZDA-BAZDA di seluruh Indonesia, hal ini akan segera terwujud.
Direktur Eksekutif BAZNAS, Emmy Hamidiyah, menyambut positif aplikasi sistem ZIS terpadu ini. "Alhamdulillah, sistem aplikasi ZIS maupun aplikasi keuangan syariah berbasis teknologi informasi ini memperlihatkan semakin banyaknya dukungan atas penerapan ekonomi syariah termasuk dunia perzakatan di Indonesia ," ujar Emmy dalam acara pembukaan pelatihan dan sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) dan Sistem Informasi Manajemen Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) di GKP PT. INTI, Bandung (22/10) yang dibuka secara resmi oleh perwakilan Direktur E-Business Depkominfo.
Aplikasi sistem ini diluncurkan oleh Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) RI untuk diaplikasikan di lembaga-lembaga keuangan syariah termasuk lembaga pengelola zakat dengan BAZNAS sebagai pilot project. Lembaga kosultan IT Waditra Reka Cipta ditunjuk Depkominfo RI untuk mensosialisasikan sistem tersebut.
”Aplikasi ini semoga bisa membantu Lembaga Pengelola Zakat mendapatkan standar aplikasi sistem informasi yang terintegrasi antara sistem pengelolaan transaksi penerimaan, penyaluran, dan sistem transaksi akuntansi ZIS," kata Presiden Direktur Waditra Reka Cipta, Eka Djanika Sundajana. Menurutnya, diharapkan dengan sistem yang terintegrasi, sebaran distribusi dana ZIS akan menjadi lebih transparan dan tepat sasaran.
Sistem aplikasi yang nantinya akan diberikan secara cuma-cuma ("open source") ini diharapkan dapat mempermudah lembaga-lembaga zakat dalam pengelolaan manajemen dan distribusi ZIS mereka. ”Tentu, masukan positif dari rekan-rekan praktisi amat diharapkan untuk penyempuranan sistem ini,” jelas Eka (zgj/ful) |
Komentar
Mari kita kampanyekan, gelorakan dan perjuangakan gerakan Selamatkan Bangsa dengan Zakat
kami siap menjalankan dari BAZ Kab.Kutai Kartanegara. dengan program ini memudahkan kami menjalankan pelayanan kepada ummat lebih baik.sekarang masih proses pembelajaran sistem untuk di aplikasikan.
Ass.Semoga program aplikasi pengelolaan ZIS segera terwujud,Mohon kalau sudah jadi teman teman yang koment dikabari.Terimakasih.Wass
Assalamu'alaikum Wr.Wb. Saya saat ini diamanahi menjadi Wakil Ketua di BAZ kecamatan dan ketua di UPZ masjid percontohan kecamatan Ciambar kab. Sukabumi Jawabarat. Saat ini kami terkendala Computer dan Aplikasi dalam penghitungan zakat,database, bisakah BAZNAS membantu kegiatan kami? Jazakallahu khoiron katsiron.Wassalam.
semoga dengan sistem ZIS terpadu yang akan diaplikasikan BAZNAS terintegrasi dengan BAZDA-BAZDA di seluruh Indonesia, hal ini akan segera terwujud.
Semoga BAZNAS dan BAZDA dengan aplikasi ini dapat terus terkordinasi dengan baik dan akan semakin bermanfaat buat ummat
semoga aplikasi yang akan dibuat secepatnya dapat dibuat agar BAZKAB di Kabupaten/kota dapat memanfaatkannya,,,kira-kira kapan peluncurannya..makasih
kemaren kita mendapatkan info dari kanwil depag prov. kalteng bahwa ada pelatihan dari BAZNAS tentang pelatihan, kami dari BAZDA Kota Palangka Raya pengen tahu info selengkapnya dari BAZNAS, line phone kami di 085249952129 / 0536-3385319 - sapa tau free... daftarnye...
alhamdulillah, saya sangat mengharapkan software ini segera dapat diaplikasikan untuk mempermudah kerja para amil diseluruh indonesia terutama di kabupaten Berau.
Semoga bisa membantu Lembaga Pengelola Zakat mendapatkan standar aplikasi sistem informasi yang terintegrasi antara sistem pengelolaan transaksi penerimaan, penyaluran, dan sistem transaksi akuntansi ZIS, dan jangan lupa kami yang di LAZ dan LAZIS minta ditraining untuk memajukan perzakatan di indonesia. terima kasih wassalam Solehudin ( Amil LAZIS PLN Batam )
saya menyatakan setuju dengan sistem aplikasi online atau menngunakan software zakat, namun sampai saat ini zakat di indonesia belum menngunakan sistem online yang menngunakan sofware zakat, maka dengan demikian zakat dapat mengurangi pajak ini bisa di lakukan dengan optimal
ass.tolong kirim kan contoh aplikasi akuntasi untuk penghitungan dan pelaporan..
pak mohon info seperti apakah aplikasinya, apa mencakup input perolehan dan output penyaluran, terima kasih
Assalamu'alaikum.Wr.Wb. Saya saat ini diamanahi menjadi Ketua Umum Media Da'wah Centre FKPMQ Bandung, sebuah lembaga baru yang memposisikan sebagai lembaga yang konsen terhadap eksistensi media (TV,Radio,Internet,Majalah,Koran,dll). Kami sangat men-support keberadaan media da'wah Islami dalam rangka mengimbangi media-media yang tidak bermoral. Saat ini kami terkendala masalah dana, bisakah BAZNAS membantu kegiatan kami? Jazakallahu khoiron katsiron. Abu Hakim - 02270007901, 08179234466
Kapan ditindaklanjuti kegiatan tanggal 22-23 di Bandung mengenai program SIMZAKI, waktu sudah hampir satu bulan tiada khabar. Apakah program SIMZAKI ini berlanjut ?
lama sakali tehnologi seperti ini dapat kami terapkan didaerah kami... BAZDA Kota Palangka Raya. saya salah satu pegawai BAZDA yang dibantukan oleh Depag... saya pengen dapat menggunakan system yang seperti Bapak Luncurkan tersebut...
kami sangat mendukung akan hal ini, semoga kami dapat mengunakannya pada daerah kami selanjutnya utamanya BAZDA Kota Palangka Raya. kami mohon apabila ada palatihan akan tehnologi, apalagi tentang perzakatan... kami mohon dibantu... untuk dapat mengikutinya...
Semoga Dengan Kesadaran Zakat Umat Islam diseluh Dunia akan terselamatkan dari bencana. Amin
Tulis Komentar